Di Hongkong, Pelajar dan Mahasiswa Boikot Tiongkok

Revolusi Ilmiah - Salam Sehat
Ada berita dari hongkong terkait penentuan arah politik di sana. Politik yang dijalankan oleh pemerintah Tiongkok terhadap Hongkong menuai banyak protes karena dinilai menghambat proses reformasi pemilihan umum (pemilu) disana. Tidak ketinggalan protes dilakukan oleh sejumlah serikat mahasiswa pro demokrasi dari perguruan tinggi, tanggal 22 September merupakan awal dari boikot tersebut, bahkan mereka akan melakukan boikot lebih besar lagi pada tanggal 1 Oktober oleh kelompok pro-demokrasi Occupy Central.

Revolusi Ilmiah - Mahasiswa pro demokrasi Hongkong
Beijing menolak pencalonan secara terbuka dalam pemilihan pemimpin di kota itu, serta menghapus harapan bagi penduduk Hongkong yang menginginkan sebuah sistem demokarsi yang penuh. Protes tersebut dilakukan oleh keompok-kelompok pelajar seperti Hongkong Federation of Students and Scholarism. Sejumlah mahasiswa juga melakukan serangkaian aksi demo dan boikot kuliah umum mereka di sebuah taman dekat kantor-kantor pemerintahan. Sebelumnya Pemerintah Tiongkok telah berjanji akan melakukan pemilihan langsung untuk Hongkong pada tahun 2017 nanti.

Sistem Demokrasi

Revolusi Ilmiah - Sistem demokrasi
Perlu untuk kita ketahui bahwa demokrasi adalah bentuk pemerintahan yang semua warga negaranya memiliki hak yang setara dalam suatu pengambilan keputusan yang merubah nasib hidup mereka. Dalam sistem demokrasi Negara menjamin bahwa setiap warga negara dapat berpartisipasi (baik secara langsung maupun melalui perwakilan) dalam merumuskan, mengembangkan dan membuat hukum. Demokrasi yang dimaksud mencakup seluruh aspek kehidupan Idiologi, Politik, Ekonomi, Sosial dan Budaya dalam kesetaraaan hak.

25 Negara yang dikategorikan dengan demokrasi penuh oleh Democracy Index pada tahun 2011 yaitu : Norwegia, Islandia, Denmark, Swedia, Australia, Swiss, Kanada, Finlandia, Luksemburg, Irlandia, Austria, Jerman, Malta, Republik Ceko, Uruguay, Britania Raya, Amerika Serikat, Kosta Rika, Jepang, Korea Selatan, Belgia, Mauritius dan Spanyol. Sedangkan Indonesia termasuk kategori demokrasi tidak sempurna.

Demikian berita tentang boikot belajar yang dilakukan pelajar dan mahasiswa di Hongkong terhadap kebijakan Tiongkok serta sekilas tentang demokrasi. Sistem apakah yang terbaik di dunia? Masih menjadi pembicaraan hangat akhir-akhir ini. Bagi yang punya pendapat silakan menyampaikan dalam kolom komentar. Tetap Semangat dan Jaga Kesehatan. (M-ANT)

Referensi 1, 2
Gambar 1, 2

Please Share and Comment ↓

Related Posts

Previous
Next Post »